warna warni duniaku

SPT Part 2

Posted on: March 17, 2009

Yayayaya,, kembali bersama saya, di briefing mengisi SPT. hihihi,, kemaren abis dapet briefing di kantor, jadi dapet pencerahan dikit. Ada beberapa poin *yang menurut gw* penting, yaitu:

  1. Pastikan elo udah dapet form 1721-A1 dari kantor masing2. Disitu ada semua angka yang lo butuhkan sehubungan dengan gaji lo.
  2. Liat jumlah pendapatan kotor lo berapa, kalau 60 juta kebawah, pake form 1770SS, tapi kalo 1 rupiah aja diatas 60 juta, pake form 1770S. Seluruh form2 itu bisa didownload di situs pajak.
  3. Kalau pake form 1770SS, gampang bangett! Formnya cuma 1 halaman, cuma isi biodata, dan jumlah total harta dan kewajiban. Yang termasuk harta tu katanya rumah, mobil, tanah, deposito, dll. Seberapa nilai minimal harta yang harus lo laporkan disini adalah tergantung masing2 orang. Misalnya tanah lo harganya cuma 100 ribu *dimana itu kayanya gak mungkin yee, kan namanya juga contoh* dan gaji lo 5 juta perbulan, mungkin gak perlu lo laporkan kali ya.
  4. Kalau pake form 1770S, nah ini yang agak ribet. Semua harta lo harus dilaporkan secara detil (gak cuma totalnya aja kaya yang di 1770SS) beserta tahun perolehannya. Ini gunanya untuk men-track pergerakan harta dan utang lo. Jadi misalnya lo punya rumah seharga 200 juta yang lo beli di tahun 2005, lo tulis di tahun perolehannya ya tahun 2005, jangan tahun 2008. Untuk angka2 gaji, semuanya salin aja dari form 1721-A1. Ini dengan asumsi kantor lo udah motong pajak lo ya tiap bulannya.
  5. Kalau semua udah beres, masukin semuanya (1770S/1770SS, copy 1721-A1, dan kartu keluarga untuk yang punya tanggungan) ke amplop cokelat gede, terus di amplopnya tulisin Nama, NPWP, Tahun Pajak, Status SPT, dan No Telepon.
  6. Amplop itu bisa langsung diserahin ke seluruh KPP di Indonesia (walaupun lo bukan terdaftar di KPP itu) atau drop-box yang tersebar di tempat2 umum. Nanti lo dapet slip yang menandakan elo udah mengembalikan SPT lo. Ohiya, untuk daftar drop-boxnya gw juga gak tau pasti. Tapi khusus untuk yang di sekitar kuningan, katanya sekarang lagi ada drop box di Setiabudi One dan nanti mulai tanggal 18 – 25 Maret ada di Menara Kuningan.
  7. Tips tambahan, sebaiknya lo bikin SPTnya rangkap 2. Jadi 1 set lo simpen buat arsip lo, sebagai referensi untuk ngisi SPT tahun berikutnya, terutama untuk daftar harta dan kewajiban. Lagipula, kita juga harus siap di-audit *bukan sama gw ya, hihihi* sama KPP kalau mereka menemukan sesuatu yang aneh sama SPT kita. Dan kata temen gw, jangka waktu kita masih bisa diaudit adalah 10 tahun ke depan. Jadi sampai tahun 2018, kita masih bisa diaudit untuk SPT kita yang tahun 2008. boo, mana inget kann? makanya itu pentingnya lo mengarsip dokumen2 itu dengan benar.

Ihihihihi, ini as far as i know ya, jadi kalo ada tambahan ato koreksi, boleh2 dibagi2. Mudah2an mencerahkan, secaraaaa, deadlinenya 31 Maret lhoooo!! Mari kita laporkan semuanya.. Eh iya, kemaren pas briefing ada yang nanya, apa sih sanksi untuk yang gak melaporkan SPTnya? Katanya, kalau administrasi kita udah keren abiss *dimana masih meragukan tuhh kayanya* dan kita ketahuan gak submit SPT, kita akan dikasi surat peringatan untuk submit SPT dalam 30 hari kedepan. Nah kalo sampe 30 hari itu kita tetep gak submit, kita diaudit deh. dan gak tau lagi apa yang akan terjadi kalo kita diaudit, hihihihihi..

Advertisements

8 Responses to "SPT Part 2"

ahh pusing libs

tilat tilut itlat tilut

lah, terus yg g dikasih form 1721-A1 dari kantor itu gimana?

rap:
kenapa gak dikasi? gw ada juga sih kasus kaya gitu.

Jadi karena baru masuk di akhir 2008, gajinya selama 2008 masih dibawah PTKP dan selama tahun 2008 itu gajinya gak dipotong pajak. Akibatnya, kantor gw gak ngeluarin form 1721-A1 buat dia. Based on discussion dengan orang di Kring Pajak, form itu harus diganti dengan surat pernyataan dari perusahaan bahwa memang penghasilan selama tahun 2008 itu memang masih dibawah PTKP. Lebih afdol lagi *kalo ini kata briefing di kantor* kalau surat pernyataannya menstate jumlah gaji selama tahun 2008 itu sebagai bukti otentik bahwa memang gaji lo belum harus dipotong pajak.

Selain untuk kasus itu, kalau misalnya jumlah gaji lo setaun diatas PTKP (untuk status single, PTKP sampe tahun 2008 adalah Rp. 13.200.000), lo punya hak untuk minta form 1721-A1 ke kantor lo, dan itu memang kewajiban perusahaan.

lid, thx info2nya yak.
tapi gw belum bikin spt, nunggu last minute, wakakakaka

bukan gitu.
gw baru berpenghasilan di 2009, tapi gw dapet NPWP pas desember akhir 2008. soalnya kan, gw teken kontrak ma kantor pas desember akhir gitu, dan gw disuruh masuk bulan depan, which is januari. so, gw bikin aja NPWP pas desember itu

~orang audit emang jago masalah pajak ya XD, mohon infonya guru :p

rap:
kalo MENURUT GW, mending lo minta surat pernyataan dari kantor lo kalau lo masuknya baru januari 2009, begituu. isi form kaya biasa aja, tapi untuk nilai gajinya 0. surat pernyataan dari kantor itu akan menjadi dasar nilai 0 ituu.

harta dan kewajiban sama lah ya cara isinya.. pake form 1770SS aja kali ya yang simple, toh intinya lo udah lapor. begituu..

sem4rm3nd3mx:
gw juga blm ton, hihihihhi, seru2an aja nyari infonya, tapi tetep belum bikin. eh tapi kayanya jangan mepet deh, daripada daripada..

[…] akhirnya submit SPT juga. Update dari postingan sebelumnya, ternyata kita bener2 harus lampirin form 1721-A1nya. makanya akhirnya kantor gw bikinin itu form […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

stop using autism in daily jokes

Archives

%d bloggers like this: